Seandainya lebih……


SEPERTI BIASA,Setelah mengantar jenajah salah seorang sahabatnya,rosulullah saw menyempatkan diri singgah di rumah keluarga yang meninggal.Rosulullah saw berkata,”Tidakkah almarhum mengucapkan wasiat sebelum wapat?”istri sahabat itu menjawab,”saya mendengarnya mengatakan sesuatu yang saya tidak mengerti.Ucapannya sulit di mengerti karena terpotong potomg”
Bagaimana bunyinya?
Desak rosulullah saw.Istri yang setia itu menjawab,”suami saya mengatakan,Andaikata lebih panjang lagi….Andaikata yang mash baru…Andaikata semuanya….’hanya itu yang tertangkap sehingga kami bingung di buatnya.”
Rosulullah tersenyum,”Sungguh yang di ucapkan suami mu itu tak keliru.”
Kisahnya begini.Suatu hari ia sedang bergegas ke masjid untuk solat jumat.Ditengah perjalanan ia berjumpa dengan orang buta yang bertujuan sama.Si buta itu tersaruk saruk karena tak ada yang menuntun.Suamimu yang membimbingnya tiba di masjid.Tatkala hendak menghenbuskan nafas penghabisan,ia menyaksikan pahala amal salih nya itu,ia pun berkata”andaikan lebih panjang lagi.”makstdnya,andaikata jalan ke masjid itu lebih panjang lagi,pasti pahalanya akan lebih besar.
Ucapanya yang ke dua,dikatakanya tatkala ia melihat hasil perbuatannya yang lain.Suatu ketika,saat pergi ke masjid,sedangkan cuaca sangat dingin,di tepi jalan ia melihat lelaki tua duduk menggigil.Kebetulan suamimu membawa sebuah mant3l baru,selain yang di pakainya.Ia mencopot mantel lamanya dan memberikannya pada laki laki tua itu.Mantelnya yang baru ia kenakan.Menjelang ajalnya,suami mu melihat balasan amal kebajikan nya itu.Ia menyesal dan berkata,andaikan yang kuberikan padanya bukan mantel lama,pasti pahalaku kebih besar.
Ucapanya yang ketiga terkait dngan peristiwa lain.Suatu ketika suamimu datang dalam keadaan sangat lapar dan meminta di sediakan makanan?Engkau menghidangkan sepotong roti di campur jagung.Namun,tatkala hendak di makannya tiba tiba seopang musafir mengetk pintu dan meminta makanan.Suamimu membagi rotinya menjadi dua potong.Dngan demikian,saat suamimu menjelang ajal,ia menyaksikan betapa besarnya pahala dari amalannya itu.Ia menyesal dan berkata,kalau aku tahu begini hasil nya,musafir itu tak hanya ku beri s3paruh.Andaikata semuanya kuberikan kepadanya,sudah pasti ganjaranku akan berlipat GANDA.

Created by;
Rouf_89@yahoo.co.id

~ oleh roufnet pada Mei 4, 2008.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: